P.S.Pudyastuti's Lovely Rooms…

Learning is a long-life process, so it's never late to learn…

Kemahiran Hidup dan Tacit Knowledge

2 Comments

Ada yang menarik perhatianku saat anak pertama kami, Fatiha, mulai belajar di SD Budi Mulia Dua Seturan (SD BMD) Yogyakarta. Mata pelajaran Kemahiran Hidup,…itu yang menarik perhatianku. Waktu aku belajar di SD sampai PT, tidak ada mata pelajaran yang bernama Kemahiran Hidup. Kuamati adik-adikku juga tidak pernah mendapatkan pelajaran berjudul Kemahiran Hidup pada saat mereka sekolah. Dari judulnya, sebenarnya sudah dapat kutebak apa yang akan diajarkan pada mata pelajaran Kemahiran Hidup. Setelah Fatiha menjalani hari-harinya di SD BMD, baru aku tahu dengan jelas apa yang diajarkan pada mata pelajaran tersebut. Benar-benar mengajari kemahiran hidup!! Mungkin sebagian orang menganggap bahwa yang diajarkan itu sangat sepele sehingga seringkali terabaikan, namun buatku, apa yang diajarkan di SD BMD tersebut sangat bermanfaat. Fatiha belajar untuk minta maaf dan memaafkan, berterimakasih, mengambil air wudlu dan menjalankan sholat  yang benar, membuang sampah yang benar, tolong menolong, mencuci gelasnya sendiri, mengancingkan baju sendiri, … dan semua hal yang dianggap sepele tetapi sebenarnya harus dilakukan selama menjalani hidup di dunia ini.

Aku jadi ingat dengan Michael Polanyi dan tacit knowledge. Pada jaman seperti ini, hidup di negara seperti ini (baca : Indonesia), hidup pada kondisi pendidikan dimana anak-anak dijejali dengan beban mata pelajaran yang tidak masuk akal, hidup pada kondisi dimana degradasi moral terjadi dimana-mana, menurutku ilmu kemahiran hidup adalah ilmu wajib yang harus kita berikan pada anak anak kita jika kita ingin anak kita menjadi manusia yang utuh.

Ilmu kemahiran hidup tidak dapat diserap hanya dengan teori, tetapi butuh praktek nyata. Yang menjadi pertanyaanku sekarang, apakah semua institusi pendidikan dasar di Indonesia  mengajarkan ilmu kemahiran hidup secara nyata??

Author: P.S.Pudyastuti

I am an academic staff at Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta - Indonesia. I got my Bachelor Degree (ST) from Gadjah Mada University, Indonesia, and Master Degree (M.Sc) from Loughborough University, England. I am married and have got 3 children.

2 thoughts on “Kemahiran Hidup dan Tacit Knowledge

  1. Memang, pelajaran “Kemahiran Hidup” ternyata banyak membantu anak2 kita untuk mandiri dan memiliki emotional quotient yang lebih baik. Seharusnya jaman kita dulu udah ada ya… Jadi nggak banyak orang pinter yang nggak mahir hidup seperti jaman skrg hehehe ..:)

  2. Thanks ya udah berkunjung di weblog ini…. Emang bener ya, saat ini banyak orang pinter tapi nggak mahir hidup, jadinya bangsa ini kian terpuruk..bukannya kian bangkit.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s