P.S.Pudyastuti's Lovely Rooms…

Learning is a long-life process, so it's never late to learn…

WASPADA MERAPI

Leave a comment

Pada periode 26 Oktober 2010 – 4 November 2010, gunung Merapi yang terletak di propinsi Jawa Tengah – Yogyakarta dan menyimpan sekitar 7.5 juta meter kubik lahar (menurut mbah Surono, Kepala BPPTK) telah meletus beberapa kali. Letusan yang terakhir pada 4 November kemarin bahkan mengeluarkan awan panas membubung ke angkasa sepanjang lebih dari 6 kilometer.

Ketika gunung Merapi meletus, maka ada beberapa bahaya yang mengancam, antara lain ancaman wedhus gembel (nuée ardente, atau pyroclastic flow) dan banjir lahar. Nuée ardente atau pyroclastic flow adalah aliran gas sangat panas dan material batuan yang bergerak sangat cepat dengan suhu bisa mencapai 1000 derajad Celcius dan kecepatan aliran mencapai 700 km/jam yang keluar dari kawah gunung berapi saat terjadi letusan.

Wedhus gembel yang keluar dari letusan gunung Merapi tersebut menghanguskan apa saja yang dilaluinya, termasuk manusia, tanaman, kendaraan bermotor, atap rumah penduduk dan hewan ternak. Jika sehari kemarin beberapa wilayah di Jogjakarta dan Magelang mengalami hujan pasir dan kerikil, maka pasir dan kerikil tersebut adalah bagian dari material pyroclastic flow. Bahkan beberapa pengendara sepeda motor mengalami luka bakar di wajahnya akibat hujan pasir dan kerikil panas tersebut.

Ancaman berikutnya adalah banjir lahar. Foto di bawah ini menunjukkan banjir lahar dingin di Kali Kuning, Kec. Cangkringan, Sleman, setelah gunung Merapi meletus akhir Oktober 2010 yang lalu (sumber : Kompas.com)

Lahar (dalam artikel berbahasa Inggris seringkali ditulis juga sebagai lahar) adalah sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang dapat diartikan sebagai campuran antara air, lumpur, pasir dan batuan yang mengalir ke hilir dan menjauh dari gunung berapi. Aliran lahar mempunyai ukuran beragam, bisa mempunyai lebar dan kedalaman beberapa centimeter dengan kecepatan aliran kurang dari 1 m/detik sampai selebar ratusan meter dengan kedalaman puluhan meter dan mengalir dengan kecepatan puluhan meter/detik dan menjangkau sejauh ratusan kilometer dari puncak gunung berapi. Berdasarkan sejarah kegunungapian, aliran lahar merupakan salah satu ancaman bencana vulkanologi yang mematikan. Saat ini banjir lahar telah terjadi di beberapa sungai yang berhulu di gunung Merapi, merusakkan jembatan, dan menggenangi areal persawahan. Lahan pertanian yang tergenangi oleh aliran lahar tentu tidak bisa dimanfaatkan untuk pertanian lagi, karena kandungan senyawa kimia dalam lahar mengganggu pertumbuhan tanaman.

Ancaman lain dari letusan gunung Merapi yang patut diwaspadai dan dipikirkan oleh pemerintah adalah kemungkinan terjadinya rawan pangan di waktu yang akan datang. Tergenangnya lahan pertanian oleh aliran lahar dan banyaknya hewan ternak yang mati menjadi salah satu penyebabnya. Letusan gunung berapi merupakan salah satu penyebab perubahan iklim secara alami, dan perubahan iklim juga akan mempengaruhi sektor pangan. Pemerintah dan masyarakat harus mulai merancang strategi untuk memperkuat ketahanan pangan. Sebelum gunung Merapi meletus, banyak daerah di Indonesia yang mengalami gagal panen karena iklim yang tidak sesuai dengan harapan. Letusan gunung Merapi yang meluncurkan pyroclastic flow ke angkasa sepanjang lebih dari 6 kilometer kemarin tentu akan memberikan dampak pada kondisi iklim, yang bukan tidak mungkin akan menambah masalah di sektor pangan setelah gagal panen pada musim kemarin.

Semoga Merapi segera dalam kondisi stabil dan seimbang. Dan mudah-mudahan pemerintah, pihak terkait, dan masyakarat siap untuk merumuskan strategi dan melakukan tindakan untuk mengantisipasi dampak buruk akibat letusan gunung Merapi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Salam keprihatinan dari Newcastle, 5 November 2010

Purwanti Sri Pudyastuti

Author: P.S.Pudyastuti

I am an academic staff at Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta - Indonesia. I got my Bachelor Degree (ST) from Gadjah Mada University, Indonesia, and Master Degree (M.Sc) from Loughborough University, England. I am married and have got 3 children.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s